Sabtu, 08 Maret 2014

Lowongan Rekrutmen PKH

     Berdasarkan website yang saya baca dari http://rekrutmen.pkh.kemsos.go.id/apply, bahwa ada rekrutmen sebagai pendamping dan operator dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Pendaftraan ini di tutup pada tanggal 21 Maret 2014. Adapun syarat dalam pendaftaran sebagai pendamping adalah sebagai berikut  (http://rekrutmen.pkh.kemsos.go.id/apply):
1. Warga Negara Indonesia
2 .Usia pada saat mendaftar maksimal 45 tahun
3. Pendidikan minimal D3 atau sederajat dan diutamakan yang memiliki latar belakang pendidikan Pekerjaan     Sosial, Kesejahteraan Sosial dan rumpun ilmu lainnya, Psikologi, Bimbingan Konseling, Komunikasi,      
    Pendidikan, Kesehatan, Kebidanan, Hukum, Ekonomi atau Teknologi Informatika atau sejenisnya.
4. Diutamakan memiliki pengalaman dalam Penanganan dan Pelayanan Kesejahteraan Sosial
5. Mampu mengopersikan open office minimal Word, Excel, dan PowerPoint dan Internet
6. Diutamakan Bertempat tinggal di wilayah kecamatan pelaksana PKH (sesuai KTP).
7. Tidak menjadi anggota / pengurus / partisipan partai anggota organisasi yang merupakan afiliasi dari partai     politik.
8. Bersedia bekerja purna waktu (Full Time).

  Sedangkan syarat dalam pendaftaran sebagai operator adalah sebagai berikut (http://rekrutmen.pkh.kemsos.go.id/apply):
1. Warga Negara Indonesia.
2. Usia pada saat mendaftar maksimal 45 tahun.
3. Pendidikan minimal D3 diutamakan yang memiliki latar belakang pendidikan dengan bidang studi:      
    Teknologi Informatika, Ilmu Komputer, Statistik.
4. Diutamakan memiliki pengalaman di bidang Teknologi Informasi.
5. Mampu mengoperasikan Open Office minimal Word, Excel, PowerPoint dan Internet.
6. Diutamakan Bertempat tinggal di wilayah Provinsi / Kabupaten / Kota pelaksana PKH (sesuai KTP).
7. Tidak menjadi anggota/pengurus/partisipan partai anggota organisasi yang merupakan afiliasi dari partai 
    politik.
8. Bersedia bekerja purna waktu (Full Time).

Untuk informasi lebih lanjut tentang rekrutmen PKH bisa dilihat di http://rekrutmen.pkh.kemsos.go.id/apply ...


Selasa, 04 Maret 2014

Mencoba Untuk Mengkaitkan Hubungan Abu Vulkanik Gunung Berapi dengan Keberadaan Candi dan Terpendamnya Candi di Lihat Perspektif Bencana Gunung Berapi di Indonesia


     Sebelumnya saya minta maaf, disini saya ingin mengkaji  1) Adakah hubungan Candi dengan Abu vulkanik dari gunung berapi di sekitarnya dan 2) hubungan bencana merapi dengan terpendamnya candi di dalam tanah. Saya mengambil judul ini karena saya tertarik dengan abu vulkanik pada saat Gunung Merapi dan Gunung Kelud yang jatuh di rumah saya yang berada di daerah sekitar Yogyakarta. Saya melatarbelakangi tulisan ini, karena mencoba menghubungkan dengan rumah saya yang tertutup abu vulkanik selama seminggu karena saya tinggal pergi ke rumah mas saya yang berada di tegal jawa tengah. Setelah saya pulang ke rumah saya yang ada di Yogya, maka disekitar rumah saya penuh sekali dengan abu vulkanik, terlebih lagi halaman depan saya dibuat dari konblok sehingga putih sekali. Ternyata selang beberapa jam di rumah saya terjadi turun hujan yang cukup lebat, abu vulkanik di rumah saya lumayan hilang, tapi ada juga mengalami pengendapan, pengendapan ini menjadi sangat rapat seperti foto di bawah ini. 


     Pengendapan dari abu vulkanik yang terkena hujan ini, setelah kering mirip sekali semen yang rekat dan kuat, apalagi jika sudah kering, mirip sekali dengan semen yang rekat, walaupun jika dicungkil bisa lepas juga, tapi kalau dilihat dari kerapatanya, abu vulkanik ini menjadi sangat rapat dan padat. Ketika abu ini saya kumpulkan, karena masih agak basah mirip sekali semen yang masih basah (tanah liat) dan bisa di bentuk: 




     Dari sinilah saya melihat hubungan antara ada keberadaan candi dan terpendamnya candi di Jawa terutama sekitar daerah lintasan gunung berapi. Mengapa saya kaitkan, saya berpikir apakah aktivitas ini dulu pernah terjadi ? 



     Apalagi keberadaan candi di sekitar lintasan gunung berapi baik abu vulkaniknya atau material2 gunung berapi lainnya, dari sini saya mulai sadar, ini hanya dari pikiran saya saja, ketika ada letusan gunung berapi yang menyebabkan abu vulkanik, mengakibatkan abu jatuh di pemukiman penduduk, kalau di zaman sekarang, maka penduduk dan instansi pemerintah mulai membersihkan dan menyingkirkan abu vulkanik tersebut, bahkan ada beberapa daerah, mengumpulkan abu vulkanik untuk dimanfaatkan, dari pikiran saya ada kemungkinan bahwa di masa lalu mendapatkan ide yang sama untuk memanfaatkan abu vulkanik, ada kemunkinan untuk memanfaatkan abu vulkanik untuk membuat suatu bangunan, kegiatan pertanian, atau perkakas rumah tangga misalnya dibuat seperti tembikar (hanya kemungkinan), apalagi di sekitar berdirinya candi terdapat berbagai macam material dari gunung berapi, coba apa saja ??? sebut saja pasir yang melimpah, batu krikil hingga batu yang besar, coba kalau dilihat di masa ini saja material gunung berapi banyak di manfaatkan untuk bangunan, karena melimpahnya pasir dan krikil di sekitar sungai atau daerah gunung merapi, sehingga tidak heran terlintas di masa lalu untuk membuat suatu bangunan besar yang kemungkinan bangunan besar itu adalah Candi baik candi yang bentuknya kecil maupun Candi yang bentuknya besar dan melebar seperti gunung misalnya borobudur atau memanjang atau menjulang ke atas seperti prambanan. 
     Saya mengkaitkan masa sekarang dengan masa lalu, karena waktu itu di masa lalu terjadi letusan gunung berapi menyebabkan sekitar rumah penduduk menjadi putih, ada kemungkinan kepala desa/suku/raja/ilmuwan di masa itu terlintas untuk memanfaatkan abu vulkanik tersebut, dan bisa jadi ada kemungkinan terjadi banjir karena lahar dingin yang menyebabkan membawa material-material gunung berapi, menyababkan ada terlintas untuk membuat dan memanfaatkan material gunung berapi ini dengan membuat bangunan. Mungkin tidak hanya candi, bisa saja sebuah istana atau bangunan yang ada seperti di ratu boko bahkan situs di gunung padang yang dekat dengan banyak gunung, bangunan-bangunan ini mungkin terbentuk karena ingin memanfaatkan hasil material gunung berapi yang ada sekitar sana, selain itu ada kemungkinan untuk membersihkan sisa-sisa hasil material gunung berapi supaya tidak menyebabkan bencana seperti banjir atau longsor lahan, seperti di zaman sekarang, hasil material gunung berapi di manfaatkan untuk membuat bangunan dan penggalian pasir sesuai peruntukan, coba jika tidak dimanfaatkan, malah menjadi bencana misalnya menjadi banjir merusak rumah penduduk atau jembatan rusak sekitar gunung seperti yang pernah saya baca di media-media online, lahar dingin menyebabkan banjir dan rusaknya jembatan, apalagi di masa lalu, ada kemungkinan ada pemukiman yang ingin memanfaatkan material gunung berapi untuk menghindari bencana dan membuat suatu bangunan.
     Setelah material gunung berapi dikumpulkan seperti pasir, krikil besar dan kecil , hingga mengumpulkan abu vulkanik baru terlintas adanya untuk memanfaatkan abu vulkanik untuk membuat bangunan, coba kita lihat seperti di daerah DIY, Jateng dan sekitarnya, jika abu vulkanik dikumpulkan, mungkin bisa sebanyak bukit abu yang besar, seperti gurun pasir. Setelah bangunan (candi/pemukiman/pendopo/keraton/istana) di buat, kemungkinan di masa lalu, terjadi yang namanya bencana misalnya letusan gunung berapi yang sangat besar, gempa bumi yang sering terjadi di sekitar pantai selatan Jawa, barat Sumatera, atau terjadi Tsunami seperti di Aceh, sehingga menyebabkan bangunan yang sudah dibuat menjadi terpendam, apalagi jika terjadi tsunami atau letusan gunung berapi, terus penduduknya mengungnsi jauh, akibatnya tempat tersebut lambat laun mulai tertutup debu, pepohonan atau terjadi bencana lagi seperti letusan gunung berapi (abu vulkanik dan lahar dingin yang menyebabkan banjir) mengakibatkan bangunan-bangunan itu tertutup, seperti media online yang saya baca tentang terpendamnya candi-candi yang ada di Jawa (misalnya Candi yang berada di Dieng) dan yang paling populer adalah bangunan di Gunung Padang yang tertutup dengan timbunan tanah dan pepohonan.
     Dari tulisan ini saya mulai sadar, menurut saya mengapa candi atau pemukiman atau istana biasanya berada di atas perbukitan, kalau menurut para ahli bangunan seperti candi atau istana dibangun di atas bukit karena ada maksud dan mitologi atau ceritanya sendiri. Tapi kalau menurut perkiraan saya, ada kemungkinan karena untuk menghindari dari namanya banjir, coba kita pikirkan sekilas, di masa lalu banyak bangunan yang didirikan di atas perbukitan, mungkin untuk menghindari yang namanya banjir baik karena intensitas hujan yang tinggi bahkan akibat material gunung berapi yang melimpah, ketika hujan, air mengalami peluapan dan banjir di sekitar rumah penduduk. Tapi menurut pemikirannya saya, tidak berarti pemukiman di masa lalu jauh dari sungai, karena sungai banyak dimanfaatkan oleh penduduk, misalnya untuk membersihkan diri baik untuk keperluan pribadi atau mensucikan diri untuk masuk ke bangunan yang suci dan dimanfaatkan untuk kegiatan sehari-hari. Jadi adanya bangunan-bangunan tersebut biasanya ada di perbukitan tapi dekat dengan sungai, walaupun menurut para ahli, adanya bangunan di atas bukit, memiliki kisah dan maksudnya tersendiri mengapa candi atau bangunan-bangunan kuno tersebut didirikan di daerah perbukitan.
    Disini saya hanya ingin mencoba untuk mengkaitkan adanya keberadaan Gunung berapi dengan ada bangunan Kuno yang ada di Indonesia, jika saya salah, saya mohon saran dan petunjuknya untuk memperbaiki tulisan ini, terima kasih ...














     

LOWONGAN DOSEN: PENERIMAAN DOSEN TETAP NON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TAHUN 2014

Berdasarkan website yang saya baca dari 
http://www.unesa.ac.id/pengumuman/201402270002/pengumuman-penerimaan-dosen-tetap-non-pns-2014.html bahwa Unesa (UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA) sedang membuka penerimaan Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil sebanyak 96 orang dengan rincian kualifikasi akademik:



Penerimaan surat lamaran, seleksi administrasi mulai tanggal 27 Febuari s.d. 14 Maret 2014 pada jam kerja. Untuk informasi lebih lanjut tentang penerimaan Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil  Di Lingkungan Unesa (UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA) Tahun 2014 dapat dilihat di http://www.unesa.ac.id/pengumuman/201402270002/pengumuman-penerimaan-dosen-tetap-non-pns-2014.html ...

Senin, 24 Februari 2014

Lowongan Pendaftaran SIPSS (POLRI) Tahun 2014

   Berdasarkan website yang saya baca dari http://penerimaan.polri.go.id/utama.php, maka POLRI membuka Pendaftaran Calon Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Pendaftaran dibuka pada tanggal 1-10 Maret 2014. Untuk ketentuan dan syarat lebih lanjut tentang Pendaftaraan SIPSS, maka kunjungi website penerimaan POLRI di http://penerimaan.polri.go.id/utama.php atau langsung klik di http://penerimaan.polri.go.id/utama.php?menu=konten/konten&id_hal=51 atau bisa ditanyakan di Biro SDM Polda setempat.

Menurut http://penerimaan.polri.go.id/utama.php?menu=konten/konten&id_hal=51, maka ada beberapa Persyaratan Umum Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2014 yang terdiri dari:


  1.      Warga Negara Indonesia (Pria & Wanita)
  2.      Beriman & bertaqwa kepada Tuhan YME
  3.      Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila & UUD 1945
  4.      Sehat jasmani & rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan)
  5.     Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu  kejahatan      yang  dibuktikan dengan SKCK dari POLRES setempat
  6.      Berwibawa, jujur, adil & berkelakuan tidak tercela

 7.     Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI & bersedia ditugaskan pada semua bidang    

         tugas pokok  Kepolisian.

Sedangkan untuk Ijasah/Pendidikan yang diperlukan terdiri dari:

1. S1 Profesi terdiri dari: Dokter umum  dan Apoteker
2. Ijasah S1 terdiri
    a. Teknik Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, Sistem Komputer
    b. Kurikulum & Teknologi Pendidikan, Teknologi Pendidikan
    c. Ilmu Komunikasi
    d. Akuntansi
    e. Teknik Nuklir
    f.  Teknik Metalurgi
    g.  Teknik Elektro
    h.  Teknik Sipil
    i.   Teknik Kimia
    j.   Teknik Perkapalan
    k.  Teknik Penerbangan
    l.   MIPA Kimia & MIPA Biologi
   m.  Sandi
   n.   Hubungan Internasional
   o.   Ilmu Keolahragaan, 
   p. Ilmu Pemerintahan
   q.   Desain Grafis
   r.   Sastra Inggris
   s.   Sastra Arab
   t.   Sastra Mandarin
   u.   Agama
   v.   Kateketik
  

3. Ijasah S1/D-IV terdiri dari :

   a. Ahli Nautika TK. III (wajib memiliki ijazah ahli nautika TK. III dari Ditjen Perhubungan Laut      Kemenhub RI)
  b.  Manajemen Logistik
  c.  Instrumen & Elektronika

             Untuk informasi dan syarat lebih lanjut tentang Pendaftaraan SIPSS, maka kunjungi website penerimaan POLRI di http://penerimaan.polri.go.id/utama.php atau langsung klik di http://penerimaan.polri.go.id/utama.php?menu=konten/konten&id_hal=51 
atau bisa ditanyakan di Biro SDM Polda setempat.



Jumat, 22 Februari 2013

Tema - Tema Menarik Dalam Mata Pelajaran IPS (Revisi II)

Pembelajaran melalui tema telah di kembangkan di tingkat sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Pembelajaran melalui tema sangat menarik untuk dikembangkan, terutama tema-tema pelajaran yang telah di kenal atau menjadi sebuah berita faktual yang dikenal oleh peserta didik. Di tingkat sekolah menengah pertama, pelajaran melalui tema sering diterapkan di dalam mata pelajaran IPS dan IPA. Dalam mata pelajaran IPS, tema-tema dapat diambil dari kehidupan sekitar peserta didik, isu-isu(berita faktual), atau bahkan ditarik dari masalah-masalah sosial yang diketahui oleh siswa. Ada beberapa tema-tema yang dapat digunakan oleh pendidik untuk membuat suatu tema dalam pelajaran, misalnya : 

1 Mengatasi Masalah Banjir Banjir
   Tema ini dapat dikaitkan dengan beberapa materi atau konsep keilmuan dalam
   pelajaran IPS, misalnya menjelaskan tentang:
   a. Definisi Banjir 
   b. Penyebab-penyebab banjir yang ditinjau dari faktor manusia dan alam. 
   c. Dampak-dampak terjadinya banjir ditinjau dari kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat. 
   d. Menjelaskan awal mula adanya banjir (ini dikaitkan dengan masa lampau) 

2 Berkunjung ke Candi Borobudur
   Candi Borobudur adalah candi terbesar dan terkenal di Indonesia,
   sehingga siswa mengenali kemegahan dan keindahan Candi Borobudur.Banyak hal yang dapat dijelaskan
   tentang Candi Borobudur dikaitkan dengan beberapa materi pelajaran, misalnya: 
   a. Menganalisis letak geografis Candi Borobudur 
   b. Menjelaskan awal mula adanya Candi Borobudur (dari sisi sejarah) 
   c. Menjelaskan kegiatan pokok ekonomi masyarakat sekitar 

3. Berkunjung Ke Pasar
    Tema pelajaran ini adalah tema yang dapat dengan mudah dianalisis oleh siswa,
    karena pasar dapat dijumpai oleh peserta didik di sekitar lingkungannya. Tema pelajaran ini dapat
    membahas berbagai hal, misalnya: 
    a. Menjelaskan pengertian pasar 
    b. Menjelaskan kegiatan pokok ekonomi masyrakat 
    c. Menjelaskan awal mula adanya pasar atau kegiatan perdagangan di masa lalu yang dapat dikaitkan
        dengan kegiatan berlayar dan berdagang pada masa Hindu-Budha, Islam, dan Kolonialisme. 
    d. Menjelaskan adanya interaksi anatara penjual dan pembeli 

4. Besarnya Jumlah Penduduk Indonesia 
    a. Menjelaskan definisi penduduk Indonesia 
    b. Menjelaskan jumlah penduduk Indoneisa dan masalah-masalah kependudukanya 
    c. Mendeskripsikan cara-cara mengatasi berbagai masalah kependudukan di Indonesia 
    d. Menjelaskan penduduk (masyarakat) Indonesia di masa lalu misalnya dikaitkan dengan masa 
        kolonialisme. 

5. Indonesia Negara Kepulauan 
    a. Menjelaskan letak geogarfis dan astronomis Indonesia 
    b. Menjelaskan bentang alam Indonesia 
    c. Menjelaskan awal mula adanya peradaban Indonesia (misalnya dikaitkan dari pra sejarah Indonesia) 
    d. Menjelaskan kegiatan pokok ekonomi Indonesia 
    e. Mendeskripsikan hubungan kemasyarakatan/penduduk Indonesia. (dikaitkan dengan interaksi atau 
        pranata). 

Diharapkan pendidik dapat memberikan tema-tema pelajaran yang menarik dan mudah dimengerti oleh siswa, karena tema pelajaran yang menarik tentu akan meningkatkan minat belajar siswa di kelas. Tema-tema pelajaran dapat pula dikembangkan dari karakter-karakter atau nilai-nilai yang baik, misalnya: 

1. Semangat dan Pantang Menyerah 
    Ada beberapa materi pelajaran yang dapat ditarik dalam tema ini, misalnya:
    a.  Menjelaskan definisi semangat dan pantang menyerah 
    b.  Menjelaskan semangat para pahlawan melawan penjajah (mengkaitkan perlawanan para pahlawan
         dalam melawan penjajah) 
    c.  Menjelaskan semangat dalam kegiatan berwirausaha (mengkaitkan ciri-ciri wirausaha dan kegiatan
        ekonomi masyarkat) 

2. Religius 
    a. Menjelaskan definisi religius 
    b. Menjelaskan toleransi agama di masa sekarang dan masa lampau (dikaitkan dengan masa Hindu-
        Budha)
   c.  Menjelaskan pranata dan lembaga agama di Indonesia (mengkaitkan dengan definisi pranata dan jenis-
       jenisnya).

Dan masih banyak lagi,tema-tema pelajaran yang dapat dikembangkan oleh peserta didik di kelas. Di harapkan tema-tema pelajaran di kelas adalah tema pelajaran yang menarik dan dapat dipelajari oleh peserta didik. Tema pelajaran akan semakin menarik, apabila pendidik mempersiapkan metode dan media pembelajaran yang menarik pula. Apabila siswa tertarik dengan pelajaran di kelas, diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa di dalam kelas.

Kamis, 21 Februari 2013

Pengembangan Mata Pelajaran IPS Di SMP

Mata pelajaran IPS di SMP merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib ditempuh oleh siswa sekolah menengah pertama di Indonesia. Pelajaran IPS sendiri adalah mata pelajaran berdasarkan beberapa disipliner ilmu-ilmu sosial yang berkembang, misalnya Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi. Hal ini dapat dilihat dalam kurikulum dan buku teks pelajaran SMP yang terdiri dari beberapa disiplin ilmu atau materi pelajaran. Mata pelejaran IPS di SMP dapat dikembangkan berdasarkan suatu tema atau nilai-nilai yang terkandung dalam kehidupan sekitar peserta didik. Tema-tema pelajaran yang diajarkan di kelas, adalah tema-tema yang menarik dan dapat dipelajari oleh peserta didik misalnya keunikan atau kemegahan candi borobudur, dari sini kita akan mempelajari kemegahan Candi Borobudur ditinjau dari mata pelajaran IPS, misalnya dari letak geografis Candi Borobudur, keadaan tanah Candi Borobudur, kegiatan ekonomi masyarakat yang terdiri dari kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi masyarakat sekitar, kegiatan masyarakat misalnya hubungan sosial masyarakat sekitar, dan menjelaskan awal mula adanya Candi. Tema pelajaran dapat pula diambil dari kehidupan sekitar siswa misalnya "berkunjung ke Pasar" berkunjung ke pasar mendeskripsikan beberapa hal yang terkait dengan keilmuan dan materi siswa misalnya, 1) mendeskripsikan kegiatan ekonomi di dalam pasar, 2) menjelaskan barang-barang yang diperoleh oleh pedagang (misalnya menjelaskan bentang alam dari hasil pertanian), 3) menganalisis awal mula adanya pasar di Indonesia misalnya dikaitkan dengan kegiatan berlayar dan berdagang pada masa Hindu, Budha, Islam, dan Kolonialisme di Indonesia. Setelah menentukan tema, jangan lupa guru membuat perangkat-perangkat mengajar dan media pembelajaran. Media pembelajaran di kelas sangatlah penting, terutama yang bersifat audio-visual. Media pelajaran yang baik dapat pula meningkatkan motivasi dan aktivitas siswa di kelas, dan diharapkan pula kemampuan siswa dalam belajar semakin meningkat .............

Minggu, 02 Oktober 2011

Tindakan Korupsi Di Larang Tuhan Dan Masyarakat

Mengapa perbuatan korupsi di larang oleh Tuhan dan Masyarakat ( orang banyak ) ?

tentu ini ada alasanya,,,, selain merugikan untuk kepentingan orang banyak, ini merupakan perbuatan yang di larang oleh Tuhan karena merupakan perbuatan yang tidak baik. janganlah kau niatkan hidupmu dengan perbuatan yang tidak baik, karena dengan niat saja untuk berbuat buruk, maka kamu akan mendapat dosa dari Allah. SWT, sebagaimana yang tertulis dalam surat Al Baqarah 225.

isi dari surat Al Baqarah 225 ialah : Allah tidak menghukum kamu karena sumpahmu yang tidak kamu sengaja, tetapi dia menghukum kamu karena niat yang terkandung dalam hatimu. Allah maha pengampun dan maha penyatun.

sehingga berdasarkan suart Al Baqarah 225 ini, maka apabila niat kita sudah tidak baik dalam suatu perbuatan, maka Allah SWT akan memberikan balasanya yang sesuai. sehingga kita dalam berbuat harus menluruskan niat yang baik, jangan ada niat yang kurang baik di dalam perbuatan kita. sehingga jauhilah niat atau keinginan akan korupsi, karena korupsi bukan merupakan perbuatan yang baik. Larangan tentang korupsi ini terkandung dalam surat Al Baqarah 188.

isi dari surat Al Baqarah 188 ialah: dan janganlah kamu makan harta diantara kamu dengan jalan yang batil dan jangalah kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim, dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahuinya.

sehingga berdasarkan surat Al Baqarah 188 ini sangat jelas mengatakan bahwa tindakan korupsi ialah di larang. dan banyak lagi ayat-ayat di dalam Al Quran tentang larangan berbuat korupsi dan larangan perbuatan yang tidak baik.
Powered By Blogger

Daftar Blog Saya

Cari Blog Ini